Menjadi seorang prajurit bagi sebagian orang merupakan sebuah kebanggaan.
Sebab, mereka bisa melakukan, dan memberikan segalanya kepada negara.
Terlebih, saat negara sedang membutuhkan tenaga mereka.
Oleh karena itu, tidak mengherankan saat melihat banyaknya orang yang ingin menjadi seorang pasukan, atau anggota militer di negaranya masing-masing.
Sayang, kadang dalam kenyataannya kesejahteraan mereka kurang diperhatikan.
Termasuk bayang-bayang kekhawatiran akan masa depan mereka.
Selain itu, perlakuan keluarga juga terkadang menjadi masalah bagi mereka yang telah pensiun menjadi tentara.
Itu seperti sebuah kisah yang baru-baru ini terjadi.
Tepatnya, seperti yang dilansir oleh Viral4Real.
Seorang gelandangan bernama Tatay Isok belakangan menghebohkan masyarakat.
Gelandangan itu membuat heboh karena dia mengaku sebagai mantan pasukan Angkatan Udara.
Namun, masyarakat heran melihat kondisinya saat ini.
Sebab, Tatay ditemukan dalam kondisi lapar, dan tidak memiliki rumah setelah pensiun dari pekerjaannya.
Berdasarkan pengakuannya, nasibnya yang sengsara tersebut akibat ulah dari keluarganya.
Sebab, pria yang saat ini menggelandang di Narciso Dela Cruz Alpas itu mengatakan, uang pensiunnya telah diambil semuanya oleh keluarganya.
Uang itu diambil mereka setiap bulan.
Sehingga, tidak menyisakan sedikit pun untuknya.
Bahkan, perlakuan sadis mereka lainnya adalah mengusir Tatay keluar dari rumahnya.
Menurut sebuah unggahn di akun Facebook âAll About the Philippines,â dia pernah menjadi bagian dari Angkatan Udara Filipina (PAF) dengan nomor urut 695184 personel terdaftar, dan ditugaskan ke 356 ES dari Wing Teknik Penerbangan 355 (AEW), sebelum dia ditugaskan ke Grup Combat 730 (CG) di Nasugbu, Batangas.
Dia pernah ditugaskan sebagai anggota Wing Operasi Khusus 710 (SPOW).
The 710 SPOW adalah unit pejuang elit Angkatan Udara Filipina.
âKami sangat sedih dengan kondisi salah satu personel pensiunan kami, Staf Sersan Narciso âTatay Isokâ Dela Cruz Alpas PAF, yang terlihat berkeliaran tanpa cedera dan bahkan tidur di jalanan Kota Sibalom, Antique,â the PAF mengatakan dalam sebuah pernyataan melalui media sosial. âKasus SSg Alpas (ret) adalah masalah serius yang tidak bisa kita abaikan di Angkatan Udara Filipina,âtulis akun tersebut.
Ternyata, keluarganya mengambil semua yang dimilikinya dan meninggalkannya di jalanan. Tatay Isok mulai tidur dimana saja, termasuk di kanal. Dia juga terkena roda tiga dan sekarang mengalami kesulitan berjalan.
Beruntung, saat ini Tatay Isok telah dibawa keluar dari jalan oleh rekan-rekannya dengan bantuan Angkatan Udara Filipina, dan diserahkan ke Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Daerah VI untuk hak asuh hukum.
Sehubungan dengan pensiunnya, PAF mengatakan mereka telah mengirim personel mereka untuk mengurus beberapa dokumen terkait.
Sumber:tribunnews.com
loading...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar