Sabtu, 09 Desember 2017

Kantor Obayashi Jepang Digerebek, Diduga Lakukan Kecurangan Tender Kereta Api JR Linear

Kantor Obayashi Jepang Digerebek, Diduga Lakukan Kecurangan Tender Kereta Api JR Linear


Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Petugas kejaksaan Tokyo menggerebek kantor pusat perusahaan konstruksi Obayashi, Jumat (8/12/2017) malam.

Perusahaan ini diduga melakukan kecurangan terhadap lelang proyek pengerjaan infrastruktur kereta api linear central Shinkansen Japan Railways (JR) Tokai untuk Tokyo-Nagoya.

"Dalam proyek yang menargetkan 10 tahun itu, diharapkan selesai tahun 2027, diduga terjadi kecurangan dalam proyek tender yang dimenangkan oleh Obayashi sehingga dilakukan penggerebekan Jumat (8/12/2017) malam," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (9/12/2017).

Kecurigaan terjadi kecurangan dalam pekerjaan konstruksi proyek tersebut dengan mencoba mendengarkan dari para eksekutif perusahaan konstruksi Obayashi di kantor pusatnya di Minatoku Tokyo, mengenai proyek tersebut.

Baca: Marsda Yuyu Sutisna Disebut-sebut Berpeluang Gantikan Hadi Tjahjanto Jabat KSAU

Proyek Linear Central Shinkansen dengan dana konstruksi sebesar 9 triliun 300 miliar yen untuk jalur Tokyo-Osaka.

Tahap pertama ke Nagoya rencana selesai 2027. Lalu sampai ke Osaka selesai tahun 2045.

Apabila selesai tahun 2045, perjalanan dari Tokyo ke Osaka (438 km) hanya memakan waktu 1 jam 7 menit saja menggunakan Shinkansen Linear.

Tahun 2015 Shinkansen Linear memiliki kecepatan 603 km per jam, tercatat sebagai kecepatan paling tinggi kereta api di Guiness Book of Record.

قالب وردپرس

Tidak ada komentar:

Posting Komentar